Tentang Neuropati Dan Gejalanya

Tentang Neuropati Dan GejalanyaMasalah kesehatan sekarang ini telah menjadi isu hangat bagi masyarakat  untuk diperbincangkan. Terlepas dari kurangnya kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat, tidak sedikit aktivis yang masih terus menggalakan dan memberikan edukasi terkait dengan berbagai penyakit dan cara penanganannya. Masayarakat era modern yang lebih mengedepankan gaya dan mode terkadang mengorbankan kesehatan untuk mencapai tingkat sosial tertentu. Tuntutan zaman yang makin maju makin menggerus pula kebiasaan hidup sehat dari sebagian besar masyarakat modern.salah penyakit yang menghantui masyarakat zaman modern adalah neuropati. Neuropati adalah penyakit yang menyerang system syaraf.  Neuropati sendiri berarti adalah syaraf. Gangguan pada syaraf ini bisa terjadi karena kecelakaan kerja, beban berat, atau akibat dari penyakit tertentu. Cedera yang pernah dialami juga menjadi salah satu penyebab neuropati bisa terjadi. gejala yang dialami pada setiap orang berbeda. Gejala yang  paling umum dialami adalah kesemutan, kebas, dan rasa panas pada telapak kaki. kesemutan adalah salah satu gejala yang paling sering dialami oleh para penderita neuropati. Kebas adalah perasaan mati rasa pada salah satu bagian tubuh saat terlalu lama diam atau berada pada posisi yang sama. Yang ketiga rasa pans pada kaki, panas pada kaki atau pada bagian tubuh tertentu karena penyempitan aliran darah atau terganggunya system syaraf merupakan salah satu penyebab neuropati.

Penyakit neuropati juga dapat diklasifikasikan dalam beberapa macam.  Yang pertama neuropati parifier,  pada jenis ini syaraf luar otak dan tulang belakang yang menjadi masalah. Syaraf luar otak yang sangat rawan terhadap segala jenis penyakit. Syaraf luar otak juga merupakan syaraf utama yang mengatur hampir keseluruhan gerak tubuh. Syaraf yang menghubungkan ke banyak system karena otak merupakan pusat pengolahan dari segala rangsang yang diterima tubuh. Tulang belakang adalah salah satu tulang yang paling krusial dalam tubuh manusia. Kerusakan pada tulang belakang akan membuat seseorang menjadi cacat permanen. Kelumpuhan karena kerusakan tulang belakang akan sangat sulit untuk disembuhkan.  Yang kedua adalah neuropati diabetik, penyakit neuropati jenis ini terjadi sebagai akibat dari komplikasi penyakit diabetes yang dimiliki oleh si penderita. Penyakit yang terjadi karena kadar gula tinggi itu sangat beresiko karena apabila terjadi luka sedikit saja penyembuhan akan sangat lama. Apabila tidak ditangani dengan baik penyakit ini bisa menyebabkan bagian-bagian tubuh teramputasi. Penyakit yang sangat beresiko ini mengharuskan si penderita melakukan diet khusus untuk menjaga kadar gula dalam tubuh tetap stabil. Ketiga, neuropati otonom. Syaraf ini mengatur detak jantung , sirkulasi darah , respon seksual dan masalah pencernaan manusia. Kerusakan pada system ini akan menyebabkan diere yang berkepanjangan, tekanan darah rendah dan rasa mual atau sendawa yang berlebihan.

Pengobatan pada penyakit neuropati bermacam-macam. Setiap jenis neuropati memiliki cara penyembuhan yang berbeda. Yang harus dilakukan adalah melakukan pengecekan yang mendalam dan akurat agar mengetahui jenis neuropati apa yang diderita. Diaknosa yang tepat akan membuat proses penyembuhan lebih cepat dan sesuai dengan yang dibutuhkan. Penyakit neuropati adalah penyakit yang menyerang system syaraf, syaraf yang terinfeksi akan menimbulkan rasa nyeri yang amat sangat pada si penderita.  Aspirin dan obat Pereda nyeri biasanya digunakan untuk penanganan awal pada penderita neuropati ini. setiap gejala neuropati dapat diobati berdasar dari penyebab gejala tersebut bisa terjadi. bagi penderita neuropati yang disebabkan oleh penyakit diabetes yaitu neuropati diabetik,  beberapa hal bisa dilakukan untuk mencegah luka yang bisa kapan saja terjadi. penyakit ini sangat beresiko sehingga membutuhkan perawatan khusus. Agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan penderia penyakit neuropati diabetic sebaikanya berhati-hati dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Penderita penyakit ini sebaiknya menghindari pekerjaan berat karena bisa beresiko menimbulkan luka. Diet sehat agar kadar gula normal,konsumsi makanan yang sehat dan olahraga teratur. Biasakan memeriksa kondisi tubuh secara rutin. Penyakit yang terdeteksi sejak dini akan lebih memudahkan ahli untuk melakukan perawatan maksimal. Menjaga kesehatan diri, kebersihan lingkungan dan masyarakat untuk meminimalisir resiko terjadinya penyakit diabetes.

shares